19 Juli 2018

Ketimpangan Antara Guru Tetap Dan Honor, Guru Tetap Gaji Banyak Mengajar Sedikit, Guru Honor Ngajar Banyak Gaji Sedikit

Oleh: Leo Randus Saragih, S.Pd.,Gr
Dalam Dunia pendidikan ada beberapa tiga hal komponen penting yang menjadi Perhatian Serius oleh beberapa stakeholder, seperti Peserta Didik, Sarana Prasarana dan Tenaga Pendidiknya. Suatu sekolah dikatakan Standar jika ketiga komponen ini dapat terpenuhi dengan baik. Namun di Indonesia yang Kondisi Geografis lebih dari 17.000 Pulau besar dan kecil ini masih harus banyak berbenah. 
Suasana PBB Di SMA N 1 Pagai Selatan, Kab. Kep. Mentawai
Sebagai contoh antara sekolah di Perkotaan yang sudah lengkap dengan sarana prasarana dengan sekolah di daerah tertinggal yang masih jauh dari kata layak. Tentu hal ini harus menjadi pusat perhatian pemerintah pusat maupun daerah.
Sedangkan dari sisi Tenaga Pendidiknya ada beberapa hal yang sangat memprihatinkan, seperti Guru Tetap dan Guru Honor. Dalam Sistem pendidikan, guru tetap dan honor merupakan sama-sama terlibat dalam proses belajar mengajar (PBM). Hanya perbedaan ada pada Surat Keputusan Saja, Kalau dalam Proses Pelajar Mengajar belum tentu berbeda jauh, malah ada yang terbalik, dimana guru honor lebih terampil dalam model media pembelajaran.
Namun Hal yang sangat memprihatinkan adalah masalah kesejahteraan para guru honor. Ternyata dengan anggaran APBN 20 Persen untuk pendidikan masih banyak menyimpan ketidakadilan. Tidak adil karena guru tetap yang sudah sertifikasi dapat menerima sampai sepuluh juta per bulan, sedangkan guru honor hanya 400.000 rupiah. Itupun sudah dengan berbagai tekanan yang didapatkan, seperti kedisiplinan dan jam ngajar yang berubah-ubah.
Kondisi ini sangat sering kita lihat dalam proses pendidikan di Sekolah, apalagi sekolah negeri. Jika Sekolah Swasta masih sering para guru honor mendapatkan honor yang lebih dibanding guru honor di sekolah negeri. Apakah dengan tingginya gaji para guru tetap dapat menambah produktifitas mendidiknya? Jika kita kaji mendalam, saat ini bahkan masih banyak para guru sertifikasi tidak profuktif. Contohnya. Guru sertifikasi hanya fokus memperjuangkan syarat administrasi dapat tunjangan sertifikasi, sedangkan guru honor harus mengajar, supaya dapat honor. Karena Guru honor digaji perjam.
Kondisi seperti ini sangat aneh di dunia pendidikan, karena dunia pendidikan ini mencetak para generasi emas  putra-putri bangsa. Saat ini seperti ada ketidak adilan dalam proses mencerdaskan anak bangsa. Dimana hak dan kewajiban tidak sesuai dengan kompetensi dan Hak para guru.
Faktor lain yang menjadi pemicu masalah ini adalah, sistem rekrutmen Guru yang masih kental dengan istilah KKN di berbagai daerah. Sehingga banyak guru tidak betul-betul memiliki niat menjadi guru yang berdedikasi. 
Guru senior yang sudah mengajar tahun 80 an misalnya, mereka mengajar dengan sudah mengantongi sertifikat pendidik, tetapi kinerja mereka malah kalah jauh dibanding anak Praktek Lapangan atau guru honor. Karena dengan perkembangan teknologi, guru yang sangat senior belum semua bisa mengikuti. Ketimpangan ini harus segera diantisipasi pemerintah, sebab hal ini jelas tidak sejalan dengan program pemerintah untuk wajib belajar 9 tahun. 
Dengan kejadian Guru Tetap dapat gaji dan tunjangan banyak, sementara guru honor sedikit, seharusnya pemerintah mengkaji juga proses penempatan para guru di berbagai daerah. Guru di sertifikasi sangat bagus. Tetapi para guru sertifikasi ini harus dapat menjadi teladan di sekolahnya. 
Pemerintah Pusat harus menempatkan para pionir pendidiknya seperti Program Guru Garis Depan dimana Alumni PPG SM-3T sudah melalui tahapan seleksi begitu banyak dan sesuai dengan UU guru dan dosen. Kelak dikemudian hari para guru profesional ini dapat menjadi motor penggerak sistem pendidikan yang baik di berbagai pelosok tanah air. 
Read More

10 Juli 2018

5 Juli 2018

Mengenal Pulau Luang Bersama Guru SM-3T, Kab. Maluku Barat Daya, Daerah Terluar Indonesia

Kabupaten Maluku Barat Daya, merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Maluku. Sebagai Daerah Terluar Indonesia yang berbatasan dengan Australia daerah ini sangat kaya akan potensi alam. Adapun potensi unggulan daerah ini adalah ikan dan rumput laut.
Guru SM3T merupakan guru yang dibekali oleh Kementerian Pendidikan untuk mendidik di darah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) Kabupaten MBD merupakan salah satu kategori terluar Indonesia. Sehingga Ada sekitar 40 tenaga pendidik yang diperbantukan di Kabupaten ini selama 1 tahun. Setelah itu guru SM3T ini akan Kembali ke LPTK asal untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG). LPTK Universitas Negeri Surabaya merupakan rekan yang bertugas didarah ini selama 1 tahun
Berikut adalah potret beberapa aktifitas yang tidak semua guru dapat selama mengabdi di daerah 3T.
1. Potensi Ikan di Pulau Luang
Guru SM3T bersama warga memancing ikan
2. Potensi ikan di desa ini sangat menjanjikan. Sehingga sangat bagus dikembangkan usaha membuat ikan asin dan dapat dipasarkan ke luar daerah.

Beberapa hal yang mendorong potensi ikan didaerah ini adalah hamparan pantai dan terumbu karang yang begitu luas sepanjang pantai. Jika musim surut air laut tiba, maka ikan akan banyak kita jumpai di sekitar pantai. Laut dangkal yang dari bibir pantai hingga beberapa kilo meter ke dalam laut membuat ikan begitu banyak. Sehingga masyarakat di Pulau Luang ini begitu menikmati akan hasil ikan
Begitu juga dengan potensi akan rumput laut sangat melimpah, sehingga masyarakat banyak yang menekuni usaha ini. dalam satu minggu dapat menghasilkan beberapa ton rumput laut dari daerah ini.
3. Potensi Rumput Laut
Usaha Pengembangan Rumput Laut
4. Foto Bersama Siswa di Pulau Luang dengan view alam yang begitu indah

5. Guru SM3T sedang berfoto ria dengan para siswa di pantai yang begitu indah. Pulau Luang dapat dilihat dengan jelas dengan hamparan bibir pantai yang jauh menjulang ke tengah laut. Kondisi pantai ini hanya dapat kita nikmati di daerah ini.

6. Aktifitas Belajar mengajar di Salah satu sekolah Pulau Luang

7. Belajar di Rumah anak sekolah bersama guru SM3T

 8. Indahnya daerah sabana di Pulau Luang

 9. Para Guru SM3T mengolah ikan asin

 10. Senangnya Dapat ikan Besar

Pulau Luang sangat indah dan begitu potensial. Mari kita mengenal pulau luang dari sisi terluar Indonesia. 


















Read More